Rabu, 03 Juli 2019

Subject, Verb, Complement dan Modifier

Apa itu SUBJECT, VERB, COMPLEMENT & MODIFIER?

a.      SUBJECT

Subject adalah tentang apa atau siapa yang dibicarakan dalam suatu kalimat atau klausa. Adapun subjek dapat berupa orang, hewan, benda, maupun konsep abstrak.
Setiap complete subject pada dasarnya dibangun oleh satu atau lebih noun atau pronoun dengan/tanpa tambahan modifier(s) yang dapat berupa article (the, an, an), adjective, dan prepositional phrase.
Adapun gerund dan infinitive dapat pula menempati posisi subjek.

Contoh:

-          His new car tax has already been paid by his assistant.
-          Lia and I were eating our lunch on the kitchen table.
-          The very big boarding school in this country was built in 1980.

Simple Subject and Simple Predicate
Simple subject berupa  noun atau pronoun tunggal, dengan mengesampingkan modifier(s)-nya. Sedangkan simple predicate berupa verb atau compound verb tunggal.

Contoh Kalimat
Simple Subject
Simple Predicate
Keterangan
His new car tax has already been paid by his assistant.
(Pajak mobil baru dia telah dibayar oleh asistennya.)
tax
has been paid
his new car = (pre) modifier
by his assistant = prepositional phrase
The very big boarding school in this country was built in 1980.
(Sekolah asrama yang sangat besar di negara ini dibangun tahun 1980.)
school
was built
the very big boarding= (pre) modifier;
in this country = (post) modifier;
in 1980 = prepositional phrase
Open the door!
(Buka pintu!)
“you”
open
Pada kalimat imperative, subjek tidak ditulis karena dianggap sudah cukup dimengerti;
door = direct object
His Uncle Cal will not arrive on time.
(Paman Cal akan tidak akan tiba tepat waktu.)
Uncle Cal
will arrive
his = possessive;
not = adverb;
on time= prepositional phrase
There was a hounted house.
(Disana ada rumah berhantu.)
house
was
there = adverb;
haunted = participle;
= article
Running may be hard for overweight people.
(Lari mungkin sulit untuk orang yang kelebihan berat badan.)
running
may be
running = gerund;
hard = adjective;
for overweight people = prepositional phrase
To travel is a bad idea.
(Bepergian merupakan ide yang buruk.)
to travel
is
to travel = infinitive;
is = linking verb;
a bad idea = subject complement

b.      VERB

Verb (kata kerja) adalah suatu kata yang berfungsi untuk menunjukkan tindakan dari subject, menunjukkan peristiwa atau keadaan. Verb merupakan satu dari delapan part of speech.
Kata kerja bahasa Inggris tidak selalu berbentuk simple (satu kata), melainkan mungkin berupa frasa hasil kombinasi dengan particle menjadi phrasal verb (get in, make up, read over).

Beberapa macam dan contoh verb antara lain sebagai berikut:

Macam Verb
Penjelasan dan Contoh
Transitive diikuti direct object (ask, bring, buy, etc), sedangkan intransitive (come, arrive, go, etc) tidak.

Contoh:

  • He sent me a postcard.
    (Dia mengirimi saya kartu pos.) transitive
  • Cheryl often sneezes while cleaning house.
    (Cheryl sering bersin-bersin ketika membersihkan rumah.) intransitive
Pada bentuk regular (arrive, play, study, etc), past tense dan participle didapat dengan menambahkan suffixed pada base form sedangkan pada irregular (come, cut, swim, etc), bentuknya lebih bervariasi.

Contoh:

  • The item arrived late.
    (Barang tersebut tiba terlambat.) regular: arrive – arrived – arrived
  • Some students came late.
    (Beberapa siswa datang terlambat.) regular: come – came – come
Action verb (eat, listen, walk, etc) menyatakan bahwa sesuatu terjadi, sedangkan stative verb (love, need, want, etc) menyatakan kondisi yang cenderung tetap.

Contoh:

  • They walked hand in hand.
    (Mereka berjalan bergandengan.) action
  • I prefer tea to coffee.
    (Saya lebih suka teh daripada kopi.) stative
Finite verb (linking verb, auxiliary verb, etc) dipengaruhi tense dan subject-verb agreement, sedangkan non-finite verb (infinitive, bare infinitive, dan participle) tidak.

Contoh:

  • You are growing up so fast.
    (Kamu berkembang sangat cepat.) finite
  • You’re growing up so fast. non-finite
Linking verb menghubungkan subject of sentence dengan deskripsinya.

Contoh:

  • She is young and beautiful.
    (Dia muda dan cantik.)
  • You look gorgeous.
    (Kamu terlihat sangat menarik.)
Causative verb untuk menunjukkan bahwa subjek tidak bertanggungjawab langsung terhadap aksi yang terjadi.

Contoh: I had my house renovated last week.
(Rumah saya direnovasi minggu lalu.)

c.       COMPLIMENT
-          Biasanya berupa noun (kata benda) atau noun phrase (frasa kata benda)
-          biasanya terdapat setelah verb pada kalimat aktif
-          complement menjawab pertanyaan what (apa) atau siapa (whom)
contoh:
Sarijon bought a cake yesterday
-          What did Sarijon buy yesterday?  –> a cake.
He saw Tony at the movie
-          Whom did he see at the movie? –> Tony
I explain pharmacology to my students
-          What do I explain to my students? –> pharmacology
Catatan: Setiap kalimat tidak harus mempunyai complement.

d.      MODIFIER
-          Modifier menjelaskan time (waktu), place (tempat), atau manner (cara) dari sebuah aksi atau perbuatan
-          Bentuk yang paling umum dari modifier adalah prepositional phrase (kelompok kata yang dimulai dengan sebuah preposition dan diakhiri dengan sebuah noun
·         Preposition = on, out, under, behind, etc…
-          Modifier menjawab pertanyaan when (kapan), where (dimana), atau how (bagaimana)

Contoh:
-          John bought a book at a book fair
Where did John buy a book? –> at a book fair
-          She is driving very fast
How is she driving? –> very fast
-          I posted my application yesterday
When do I post my application? –> yesterday

Contoh lainnya:
1.      Sebagai adjective
·         She found a chocolate put on my bag ‘Put on my bag’ (participial phrase) berfungsi sebagai adjective yang menerangkan ‘chocholate’ (noun).
·         The magazine that Rena has read is very interesting ‘that Rena has read’ (adjective clause) berfungsi untuk menerangkan ‘the book’ (noun).
2.      Sebagai adverb
·         He plays violin so beautifully
unsur-unsur Subject, Verb, Complement dan Modifier dalam contoh kalimat :
We   studied   grammar   last week.
 S          V            C                M

Referensi:
- Staffsite universitas gunadarma (https://www.google.com/search?q=learn+Subject%2C+Verb%2C+Complement+%26+Modifier&oq=learn+Subject%2C+Verb%2C+Complement+%26+Modifier&aqs=chrome..69i57j33.6085j0j7&sourceid=chrome&ie=UTF-8#) di akses pada 3 juli 2019


Senin, 01 Juli 2019

Pembelajaran Bahasa Inggris di Universitas Gunadarma


Pembelajaran Bahasa Inggris di Universitas Gunadarma

            Kenapa sih kita perlu belajar Bahasa inggris dari TK sampai masuk Universitas pun masih belajar Bahasa inggris? Menurut saya belajar Bahasa inggris itu penting. Bahasa inggris merupakan Bahasa internasional yang bisa menjadi penghubung antar negara dengan Bahasa yang berbeda di di setiap negara. Memiliki pengetahuan dalam berbahasa Inggris merupakan salah satu aset yang paling besar di dunia tingkat profesional dalam mengembangkan karier yang kita punya. Untuk meningkatkan karier, tentu kita harus dapat menjalin hubungan dengan perusahan-perusahaan lain. Entah karier dalam bidang apapun yang menggunakan bahasa asing seperti halnya bidang pemerintahan, travelling, pendidikan, komunikasi, hukum, iklan maupun perekonomian.
            Kemampuan kita dalam menguasai bahasa Inggris tentu akan mengantar kita dalam berkomunikasi dan menjalin hubungan dengan perusahan dari berbagai bidang tersebut. Saat ini, kita tahu bahwa pemimpin dalam pengembangan inovasi teknis dan juga pembangunan ekonomi di dunia saat ini dipegang oleh dua negara, yaitu China dan Amerika. Dua negara tersebut tentu saja menjadi elemen utama untuk menstabilkan perekonomian dunia. Maka, disinilah alasan pentingnya belajar bahasa Inggris selanjutnya. Di era yang semakin maju seperti sekarang ini dalam mencari suatu hal atau pengetahuan tidak dapat pungkiri bahwa informasi yang berkualitas menggunakan Bahasa inggris. Informasi yang berkualitas dapat membantu kita dalam melakukan pencarian infomasi sehingga secara tidak langsung kita dapat menambah pengetahuan.
            Selain dalam dunia Pendidikan dalam kehidupan sehari-hari, penggunaan Bahasa inggris juga sangat penting salah satunya jika kita menonton film. Pada kenyataannya, film yang berkualitas dan beredar secara internasional adalah film yang berbahasa Inggris. Akan sangat tidak nyaman jika kita menonton film berfokus pada subtitle atau terjemahan film tidak berfokus pada gambar film tersebut. Sungguh tidak nyaman bukan? Namun masih banyak lagi manfaat dari berbahasa inggris.
            Setelah kita mengetahui pentingnya belajar berbahasa inggris, saya akan menceritakan tentang proses belajar Bahasa inggris di Universitas Gunadarma. Saya mendapatkan mata kuliah Bahasa inggris bermula dari awal masuk Universitas tersebut sampai saat sini saya menduduki tingkat akhir. Awal pembelajaran Bahasa inggris yang dilakukan dosen pertama pengajaran adalah meminta mahasiswa melakukan perkenalan diri mengunakan Bahasa inggris dan  mengetes mahasiswa apa saja yang telah di pelajari saat SMA, jika mampu menjawab, maka akan mendapatkan point tambahan pertama, selain itu dosen juga mengajarkan grammar dan cara melafalkan pengucapan Bahasa inggris yang benar.
            Lalu pada tingkat selanjutnya kami belajar tentang Verb Phrases & Tenses, Vocabulary, Subject, Verb, Complement & Modifier. Pelajaran selanjutnya yang berkesan buat saya adalah saat belajar Form And Style of Business Letter, dalam pelajaran tersebut di ajarkan bagaimana membuat surat resmi yang akan sangat berguna saat menempati dunia pekerjaan nanti, selain itu ada juga yang membuat saya sangat senang mempelajarinya yaitu tentang business meeting yang dimana di ajarkan bagaimana cara melakukan business meeting diantaranya cara melakukan pembukaan sebuah business meeting, merespon setiap lawan pembicara, menyimpulkan hasil business meeting, dan penutupan yang baik dan benar. Lalu ada juga mempelajarai bagaimana mempresentasikan sebuah produk dari sisi penjual ke konsumen yang tentunya menggunakan Bahasa inggris yang baik dan benar. Menurut saya pembelajaran Bahasa inggris di Universitas sangat berguna untuk menjadi bekal saat melamar pekerjaan dan bekerja nanti. Namun saya masih harus mengembangkan keahlian saya dalam berbahasa inggris.

           

Minggu, 05 Mei 2019

CV & Application Letter


CV


Application Letter

Tria Cahya Dita Nusa
Private email: triacahyaadn@gmail.com
Mobile Phone: +6282299884024


May 5, 2019

To: Head of Human Resources
MG Group
Jl. Kyai Maja No.1
Jakarta

Dear, Mr/Mrs
I am writing to express my interest in applying as an Auditor Content that was advertised on Kompas, on 31st March 2019. I am currently a student at Gunadarma University studying information system Although I have been studying full time. I have had a number of freelance jobs which have helped me to gain experience in editing. My computer skill are very good, and I have an excellent record as a reliable, productive employe. I am highly motivated, analytical, independent, fast leaner, assertive, reliable as a team and individual.  I believe I would be an asset to your company. I would like to have the opportunity to talk to you further about my application. I am available for interview at any time and I can be contacted at (+62) 822 9988 4024.
Your consideration on my application is highly appreciated.

Sincerely,



Tria Cahya Dita Nusa




Sabtu, 06 April 2019

Personal Description

Hai! My name is tria cahya dita nusa,
My first name is Tria and my last name is Nusa, but, you can call me Tia or Tria. I got this name from my father, but my last name I got from my doctor when I was born, the meaning of this name is a third child that will gift a light. I am 22th years old, I was born in 9th June 1997 at Jakarta but now I live in Griya Residance Blok J6 no.10, Tangerang. My father is a doctor in Cipto Hospital, his name is Mr. Bambang, he like to cook padangnese food, like rendang, gulai and many more. My Father has passed away since I was 6th grade and My Mother is a teacher at 29 Junior High School, you can call her Mrs. Riri. She often makes some cakes, the cakes she made are brownis, breads, sponge cake, cupcakes, lapis legit, cheese stick, and pancakes in many flavor. Actualy she can only make dessert, she can not make an appetizer or main course but she loves to learn how to make them. I have one brother and one sister and they are Kiki and Diana. My sister and I are always be together because we have one year range of age. That’s why my sister always take care of me at school. 
I graduated from high school in SMA PSKD 4. At that time I am committed to continue my study to a higher level. Right now I am sitting in one of the universities, namely the University Gunadarma, I have take 7 semesters for the moment, and I really want to finish my studies as soon as possible, I doing major in System Information faculty of computer science and information technology. In there I learn about system, hardware, software, computer and anything about how to make some information in these era digital. Beside that I like to learn biology. 
Range of my house and my campus it is so far that is way I use public transportation, I use train and when I arrive at station I use Gojek, to my final destination. My hobbies is cook, I like cook some dessert like my mother did, I like to cook some main course too. I like playing with my pets, and I have three cats and one kitten. 
I have an experience is I work part time in yogrt as a auditor content, I will tell you what it is yogrt, yogrt is a location-based social media app in which never miss the hottest things happening around you. Explore new friendship and events nearby, meet people who have similar interest as yours, and build social club. My jobdesk is monitoring content, check incoming reported post from user. From there I learn how to be discipline, on time, and carefull. 

Rabu, 13 Februari 2019

Langkah – Langkah Melakukan Pemeriksaan dan Pengambilan Audit Sistem Informasi


SOFTSKILL
Langkah – Langkah Melakukan Pemeriksaan dan Pengambilan Audit Sistem Informasi





DISUSUN OLEH KELOMPOK 8:
M. JAMIL NASHRULLAH (14115673)
RIO KEVIN(16115033)
TRIA CAHYA DITA NUSA (16115946)


SISTEM INFORMASI
UNIVERSITAS GUNADARMA
2018/2019

1.     PENDAHULUAN
LATAR BELAKANG
Seiring dengan perkembangan zaman banyak perusahan yang mengandalkan sistem informasi sebagai pendukung jalannya operasional perusahaan. untuk mendukung pencapaian visi dan misi perusahaan, maka  pengolaan informasi sangat dibutuhkan untuk tercapainya visi dan misi pada suatu perusahaan tersebut.
Semakin berkembangnya teknologi informasi akan semakin banyak ancaman-ancaman yang akan terjadi dari dalam maupun luar perusahaan. Misalnya pada pemrosesan komputer.  Akan sangat mengkhawatirkan bila terjadi kesalahan dalam pemrosesan di dalam komputer. Kerugian mulai dari tidak dipercayainya perhitungan matematis sampai kepada ketergantungan kehidupan manusia.
Untuk mencegah ancaman-ancaman tersebut perusahaan membuat pengendalian-pengendalian internal dan untuk memeriksa pengendalain tersebut telah mencapai tujuan atau belum, maka diperlukanlah audit sistem informasi dalam suatu perusahaan atau organisasi.
TUJUAN
Mengetahui langkah langkah dalam audit sebuah sistem informasi

RUANG LINGKUP
Segala bentuk media sistem informasi

2.     DASAR TEORI
Audit teknologi informasi atau information systems (IS) audit adalah bentuk pengawasan dan pengendalian dari infrastruktur teknologi informasi secara menyeluruh. Audit teknologi informasi ini dapat berjalan bersama-sama dengan audit finansial dan audit internal, atau dengan kegiatan pengawasan dan evaluasi lain yang sejenis. Pada mulanya istilah ini dikenal dengan audit pemrosesan data elektronik, dan sekarang audit teknologi informasi secara umum merupakan proses pengumpulan dan evaluasi dari semua kegiatan sistem informasi dalam perusahaan itu. Istilah lain dari audit teknologi informasi adalah audit komputer yang banyak dipakai untuk menentukan apakah aset sistem informasi perusahaan itu telah bekerja secara efektif, dan integratif dalam mencapai target organisasinya.
Audit sistem informasi diperlukan oleh perusahaan dalam pencapaian tujuan perusahaan, oleh karena itu perusahaan harus membuat prosedur pengendalian dalam menjaga aset perusahaan dan memeriksa pengendalian tersebut dengan menguji pengendalian. Menguji pengendalian digunakan untuk mengevaluasi apakah telah berjalan sesuai dengan prosedur atau tidak .

3.     PEMBAHASAN
Tahap-tahap Audit Sistem Informasi
Audit Sistem Informasi dapat dilakukan dengan berbagai macam tahap-tahap. Tahap-tahap audit terdiri dari 5 tahap sebagai berikut :
·         Tahap pemeriksaan pendahuluan
·         Tahap pemeriksaan rinci.
·         Tahap pengujian kesesuaian.
·         Tahap pengujian kebenaran bukti.
·         Tahap penilaian secara umum atas hasil pengujian.

1. Tahap Pemeriksaan Pendahuluan.
Sebelum auditor menentukan sifat dan luas pengujian yang harus dilakukan, auditor harus memahami bisnis auditi (kebijakan, struktur organisasi, dan praktik yang dilakukan). Setelah itu, analisis risiko audit merupakan bagian yang sangat penting. Ini meliputi review atas pengendalian intern. Dalam tahap ini, auditor juga mengidentifikasi aplikasi yang penting dan berusaha untuk memahami pengendalian terhadap transaksi yang diproses oleh aplikasi tersebut. pada tahap ini pula auditor dapat memutuskan apakah audit dapat diteruskan atau mengundurkan diri dari penugasan audit.

2. Tahap Pemeriksaan Rinci.
Pada tahap ini auditnya berupaya mendapatkan informasi lebih mendalam untuk memahami pengendalian yang diterapkan dalam sistem komputer klien. Auditor harus dapat memperkirakan bahwa hasil audit pada akhirnya harus dapat dijadikan sebagai dasar untuk menilai apakah struktur pengendalian intern yang diterapkan dapat dipercaya atau tidak. Kuat atau tidaknya pengendalian tersebut akan menjadi dasar bagi auditor dalam menentukan langkah selanjutnya.

3. Tahap Pengujian Kesesuaian.
Dalam tahap ini, dilakukan pemeriksaan secara terinci saldo akun dan transaksi. Informasi yang digunakan berada dalam file data yang biasanya harus diambil menggunakan software CAATTs. Pendekatan basis data menggunakan CAATTs dan pengujian substantif untuk memeriksa integritas data. Dengan kata lain, CAATTs digunakan untuk mengambil data untuk mengetahui integritas dan keandalan data itu sendiri. .

4. Tahap Pengujian Kebenaran Bukti.
Tujuan pada tahap pengujian kebenaran bukti adalah untuk mendapatkan bukti yang cukup kompeten,. Pada tahap ini, pengujian yang dilakukan adalah (Davis at.all. 1981) :
·         Mengidentifikasi kesalahan dalam pemrosesan data
·         Menilai kualitas data
·         Mengidentifikasi ketidakkonsistenan data
·         Membandingkan data dengan perhitungan fisik
·         Konfirmasi data dengan sumber-sumber dari luar perusahaan.

5. Tahap Penilaian Secara Umum atas Hasil Pengujian.
Pada tahap ini auditor diharapkan telah dapat memberikan penilaian apakah bukti yang diperoleh dapat atau tidak mendukung informasi yang diaudit. Hasil penilaian tersebut akan menjadi dasar bagi auditor untuk menyiapkan pendapatanya dalam laporan auditan. Auditor harus mengintegrasikan hasil proses dalam pendekatan audit yang diterapkan audit yang diterapkan. Audit meliputi struktur pengendalian intern yang diterapkan perusahaan, yang mencakup :
(1) pengendalian umum,
(2) pengendalian aplikasi, yang terdiri dari : (a) pengendalian secara manual, (b) pengendalian terhadap output sistem informasi, dan (c) pengendalian yang sudah diprogram.

4.  PENUTUP
Dari penjelasan mengenai audit sistem informasi diatas dapat disimpulkan bahwa audit sistem informasi perlu dilakukan agar segala kegiatan yang berhubungan dengan sistem informasi dapat diawasi dan terkendali.











Effective Management Techniques

[Content] ​ Effective management is a primary objective for leaders across the globe.   Better leadership helps build stronger communit...